BAGANSIAPIAPI — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hilir menggelar turnamen mini soccer sebagai langkah nyata membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Kompetisi ini dirancang untuk menyediakan ruang aktivitas positif dan produktif bagi pemuda setempat.
Langkah preventif ini muncul sebagai respons atas meningkatnya kesadaran publik terkait bahaya narkoba di Rokan Hilir. Sebelumnya, masyarakat di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Panipahan) bahkan sempat melakukan gerakan massal demi membersihkan wilayah mereka dari peredaran barang haram tersebut.
HMI menilai, tekanan hidup sering kali membuat sebagian pemuda mengambil jalan pintas yang salah. Oleh karena itu, alternatif kegiatan yang sehat dinilai mendesak untuk dihadirkan.
Mengusung Tema Seni Melawan Narkoba
Melalui Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP), HMI mengemas misi penanggulangan narkoba ini ke dalam sebuah kompetisi olahraga. Acara tersebut mengusung tema “Seni Melawan Narkoba. Berdaya, Berkarya bersama Pemuda”.
Ketua HMI Bidang PTKP, M. Firdaus, menyatakan bahwa turnamen ini merupakan komitmen organisasi dalam memutus mata rantai kebiasaan buruk di kalangan remaja.
”Kegiatan ini dirancang khusus untuk melahirkan kebiasaan positif bagi pemuda dan mendongkrak prestasi di bidang olahraga,” ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Juni 2026.

Berlangsung Enam Hari di Stadion Batu 4
Sesuai jadwal yang disusun kepanitiaan, turnamen ini akan digulirkan selama enam hari, tepatnya mulai tanggal 14 hingga 19 Juni 2026. Pihak penyelenggara memilih Stadion Batu 4 di Kepenghuluan Bagan Punak Meranti sebagai lokasi utama pertandingan.
Untuk memperkuat dampak kegiatan, HMI juga tengah menjajaki kemitraan dengan instansi pemerintahan dan aparat penegak hukum di tingkat kecamatan. Keterlibatan pemangku kebijakan diharapkan mampu memperluas pesan antinarkoba yang ingin disampaikan.
”Kita usahakan nanti bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan UPIKA Kecamatan Bangko yang hari ini bersinergi memberantas narkoba, agar kegiatan ini lebih bergengsi,” tambahnya.
Seruan untuk Hidup Produktif
Selain mengejar prestasi di lapangan hijau, kompetisi ini menjadi media kampanye kreatif guna menyelamatkan masa depan generasi muda dari ketergantungan zat adiktif. Firdaus mengingatkan bahwa narkoba secara perlahan dapat merusak karakter dan mentalitas anak muda.
Di akhir penjelasannya, Firdaus mengajak seluruh elemen pemuda di Rokan Hilir untuk berani menolak segala bentuk peredaran narkotika dan fokus pada pengembangan potensi diri.
”Hiduplah 100 persen sehat, sadar, produktif tanpa narkoba. Narkoba hanya membuang waktu. Narkoba menghancurkan ingatanmu, harga dirimu, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kepercayaan dirimu. Say yes to achievement and say no to drugs,” pungkas Firdaus.
Rilis. Redaksi












