SINABOI – Datuk Penghulu Rapika dari Desa Sinaboi akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan yang menyeret nama baiknya dan desa.
Sebelumnya, sebuah media memberitakan dengan judul “Penghulu Sinaboi Rapika Tolak Audit Media Pekanbaru Riau, Autentiknew, Kangkangi UU KIP Dan UU PERS”. Pernyataan ini sontak memicu perbincangan di kalangan publik.
Menanggapi hal tersebut, Datuk Penghulu Rapika menegaskan bahwa tidak benar ia menolak kedatangan tamu, apalagi dari media.
Ia menjelaskan, “Memang kebetulan saat itu saya ada urusan penting di Desa Darussalam yang mengharuskan saya berada di sana.” Oleh karena itu, pada waktu yang dimaksud, ia tidak dapat menerima kunjungan mereka secara langsung.
Namun, Datuk Penghulu Rapika menyatakan kesediaannya untuk bertemu. Ia menambahkan, “Keesokan harinya baru bisa langsung berjumpa dengan saya.” Ini menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan keterbukaan.
Lebih lanjut, mengenai kegiatan dana ketahanan pangan, Datuk Penghulu Rapika mempersilakan siapa pun untuk datang dan melihat langsung. Ini merupakan undangan terbuka bagi publik untuk memverifikasi pengelolaan dana tersebut.
“Integritas adalah cahaya yang menerangi jalan kebenaran,” ujar Datuk Penghulu Rapika dengan nada berwibawa. “Kami selalu menjunjung tinggi keterbukaan dan siap bekerjasama demi kemajuan desa.”
Pernyataan ini menggarisbawahi dedikasinya untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.













