Rapat koordinasi berlangsung pada Rabu, 08 April 2026, pukul 09.00 WIB, di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Rokan Hilir, Jalan Arena MTQ, Komplek Perkantoran Batu 6, Bagansiapiapi.
Kegiatan ini membahas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta langkah antisipasi terhadap fenomena El Nino Tahun 2026.
Berbagai unsur menghadiri rapat ini, meliputi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi teknis, dan pihak swasta. Peserta terdiri atas:
1. Jhony Charles, BBA., MBA. (Wakil Bupati Rokan Hilir);
2. Herkoni, S.Pdi. (Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir Fraksi PKS);
3. AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. (Kepala Kepolisian Resor Rokan Hilir);
4. Kapten Arh Simson Siregar (Pasi Ops Kodim 0321/Kabupaten Rokan Hilir);
5. AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas, S.H., S.I.K., M.Tr.Mil. (Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau);
6. Genta Patri Putra, S.H. (Kepala Sub Seksi I Intelijen pada Kejaksaan Negeri Rokan Hilir);
7. H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si. (Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir);
8. Para Asisten dan Kepala OPD se-Kabupaten Rokan Hilir;
9. Kepala Unit SAR Bagansipaiapi;
10. Kepala Unit KPH Kabupaten Rokan Hilir;
11. Para Camat se-Kabupaten Rokan Hilir;
12. Para Kapolsek Jajaran Polres Rokan Hilir;
13. Para Danramil Jajaran Kodim 0321/Kabupaten Rokan Hilir;
14. Para Lurah/Penghulu Rawan Karhutla;
15. Pimpinan/Perwakilan Perusahaan Kabupaten Rokan Hilir :
- PT. Salim Ivomas Pratama, Tbk.
- PT. Tunggal Mitra Plantation.
- PT. Ruas Utama Jaya.
- PT. Diamond Timber.
- PT. Jatim Jaya Perkasa.
- PT. Hasil Karya Bumi Sejati.
- PT. Sindora Seraya.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat penanggulangan karhutla secara terpadu.
Panitia menyusun kegiatan secara berurutan sebagai berikut:
1. Pembukaan;
2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya;
3. Pembacaan Doa;
4. Sambutan dan Pembukaan Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir 2026 oleh Wakil Bupati Rokan Hilir;
5. Penyampaian Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hilir diwakili oleh Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir Fraksi PKS;
6. Penyampaian Kapolres Rokan Hilir;
7. Penyampaian Dandim 0321/Rohil diwakili oleh Pasi Ops Kodim 0321/Rohil;
8. Penyampaian Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir diwakili oleh Kepala Sub Seksi I Intelijen;
9. Penyampaian Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau;
10. Penyampaian Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir;
11. Penyampaian Kalaksa BPBD Kabupaten Rokan Hilir;
12. Diskusi dan tanya jawab.
Selanjutnya, seluruh peserta aktif memberikan masukan dalam sesi diskusi.
Wakil Bupati membuka rapat dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Selain itu, beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memprioritaskan penanganan karhutla, terutama menghadapi potensi El Nino 2026.
Lebih lanjut, pemerintah daerah mendorong seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa untuk meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini. Oleh sebab itu, setiap wilayah rawan harus segera menjalankan langkah pencegahan tanpa menunggu kejadian.
Di sisi lain, pemerintah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Pengalaman kebakaran pada tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar dalam memperkuat kewaspadaan tahun ini.
Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten juga menetapkan status siaga darurat karhutla. Sejalan dengan kebijakan tersebut, aparat dan pemerintah desa harus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Apabila pelanggaran terjadi, aparat penegak hukum akan menindak pelaku secara tegas sesuai peraturan yang berlaku.
Perwakilan DPRD menyampaikan dukungan terhadap upaya penanggulangan karhutla. Selain itu, DPRD menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, BPBD, dan pihak swasta.
Selanjutnya, DPRD menegaskan peran pengawasan terhadap pelaksanaan program penanggulangan karhutla. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperkuat edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Kapolres menjelaskan bahwa tingkat kejadian karhutla di Rokan Hilir masih relatif terkendali dibandingkan daerah lain di Provinsi Riau. Namun demikian, seluruh pihak tetap harus meningkatkan kewaspadaan.
Dalam menghadapi El Nino, Kapolres mendorong sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Selain itu, kepolisian fokus pada penegakan hukum serta dukungan pengamanan di lapangan.
Untuk memperkuat pencegahan, aparat kecamatan dan desa perlu mendata lahan kosong, melaksanakan patroli rutin, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan langkah tersebut, deteksi dini dapat berjalan lebih efektif.
Perwakilan Kodim menegaskan bahwa karhutla merupakan bencana yang berulang setiap tahun. Oleh karena itu, seluruh pihak harus memperkuat koordinasi dan meningkatkan kewaspadaan.
Selain itu, aparat desa perlu mendata lahan kosong guna mengantisipasi potensi kebakaran sejak awal.
Perwakilan Kejaksaan menegaskan komitmen dalam mendukung penanggulangan karhutla. Di samping itu, Kejaksaan akan menegakkan hukum secara tegas dan adil terhadap pelaku pembakaran lahan.
Selanjutnya, Kejaksaan siap bekerja sama dengan seluruh instansi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla secara terpadu.
Perwakilan Brimob menyatakan dukungan terhadap program pemerintah daerah. Selain itu, Brimob siap membantu upaya penanggulangan karhutla di lapangan.
Sekretaris Daerah menegaskan bahwa karhutla merupakan bencana tahunan yang berdampak luas. Selain itu, kondisi lahan gambut yang mudah terbakar memperumit proses pemadaman.
Oleh karena itu, pemerintah harus memprioritaskan langkah pencegahan. Namun demikian, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan program penanggulangan.
BPBD melaporkan bahwa sebagian besar wilayah Rokan Hilir tergolong rawan karhutla. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menyusun langkah antisipatif secara terencana dan terkoordinasi.
Rapat koordinasi berakhir pada pukul 12.30 WIB dalam kondisi aman dan tertib.
Secara keseluruhan, peserta rapat menyepakati peningkatan kesiapsiagaan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang tegas sebagai langkah utama dalam penanggulangan karhutla di Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026.













