SEREMBAN JAYA – Datuk Penghulu Seremban Jaya, Hadiannur SH, menunjukkan sikap terbuka terhadap pengawasan publik. Ia menerima kunjungan tim investigasi PD KAMI bersama media Pesisirbertuah.com, Senin sore. Pertemuan ini berlangsung hangat di ruang kerjanya pada pukul 16:25 WIB.
Hardiannur memaparkan kondisi terkini pemerintahan desa secara gamblang. Meski baru menjabat kembali selama empat bulan, ia berkomitmen menjaga komunikasi yang jujur. Keterbukaan ini bertujuan agar masyarakat memahami setiap langkah kebijakan desa.
Realisasi Dana Desa Tahap Pertama
Fokus utama pembahasan terletak pada penggunaan Dana Desa (DD). Hadiannur menegaskan bahwa seluruh program tahap pertama telah tuntas sepenuhnya. Penjabat (Pj) penghulu sebelumnya telah merampungkan semua pekerjaan fisik dan laporan administrasi.
Saat ini, warga mulai menikmati hasil pembangunan tersebut. Infrastruktur yang terbangun diharapkan mampu mendongkrak aktivitas ekonomi lokal.
Keberhasilan ini menjadi fondasi kuat bagi kelanjutan program kerja
Hadiannur ke depan.
Tantangan Pencairan Tahap Kedua
Namun, ada kendala pada pencairan dana desa tahap kedua. Hadiannur mengonfirmasi adanya perubahan kebijakan dari Dinas PMK Pusat. Situasi ini berdampak pada penahanan aliran dana oleh Menteri Keuangan, Bapak Purbaya.
Pemerintah desa kini tengah memantau perkembangan regulasi tersebut. Langkah ini penting untuk memastikan pembangunan desa tidak terhenti. Hadiannur berharap ada solusi cepat agar program kerja selanjutnya tetap berjalan sesuai rencana.






