Bagansiapiapi, [10,des,2025] – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi telah melaksanakan langkah strategis signifikan melalui kerja sama pelatihan menembak. Inisiatif kolaboratif ini dijalin bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0321/Rokan Hilir. Kegiatan esensial yang berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, ini melibatkan partisipasi masif dari 82 pegawai Lapas.
Pelatihan tersebut berlangsung intensif di bawah supervisi langsung personel ahli Kodim 0321/Rohil. Pada dasarnya, program ini dirancang secara presisi guna meningkatkan fondasi dasar kedisiplinan, mengasah ketepatan, dan memperkuat kesiapsiagaan operasional petugas. Dengan demikian, peningkatan kompetensi ini krusial dalam menopang pelaksanaan tugas pengamanan institusional yang prima.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Bagansiapiapi, Nimrot Sihotang, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh yang diberikan oleh Kodim 0321/Rohil. Menurutnya, peningkatan kompetensi tidak semata mengacu pada akurasi menembak; namun, ini secara fundamental berfokus pada pengembangan kewaspadaan dan konsentrasi tinggi.
“Perlu ditegaskan, kegiatan ini merupakan elemen integral dari strategi pengembangan kapasitas. Oleh karena itu, petugas dipastikan semakin profesional, sehingga mampu bersikap sigap menghadapi spektrum situasi kerja,” ujar Nimrot Sihotang dengan tegas.
Sementara itu, Komandan Kodim 0321/Rokan Hilir, Letkol Inf. Diki Apriyadi, menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini merupakan representasi komitmen bersama. Ini adalah bentuk nyata dukungan demi menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban.
“Kami siap mendukung penuh Lapas dalam pembinaan kemampuan teknis. Pelatihan seperti ini memiliki peran vital dalam memperkuat disiplin dan mentalitas petugas. Dengan demikian, keamanan dan ketertiban dapat terjaga secara optimal,” tandas Letkol Inf. Diki Apriyadi.
Kegiatan krusial ini terlaksana dengan kelancaran substansial. Selanjutnya, para peserta memperlihatkan antusiasme serta fokus yang sangat tinggi, mulai dari sesi instruksi awal hingga pada praktik lapangan. Oleh karena itu, melalui terselenggaranya inisiatif pelatihan ini, kapabilitas personel Lapas Bagansiapiapi diharapkan mengalami peningkatan signifikan. Peningkatan ini akan menjadi kontribusi berharga dalam mengemban tugas Pemasyarakatan secara akuntabel dan profesional.













