Pulau Halang Muka, Riau – Masyarakat Pulau Halang Muka mempertanyakan transparansi Penghulu terkait penggunaan dana ketahanan pangan untuk program peternakan kambing. Pasalnya, setelah dikonfirmasi selama hampir satu minggu melalui via WhatsApp, Penghulu, belum juga memberikan data foto dan bukti pengerjaan kandang serta keberadaan 65 ekor kambing, yang sebelumnya di informasikan penghulu ke pada media,
Dana ketahanan pangan merupakan dana yang dialokasikan oleh pemerintah untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan dan menstabilisasikan harga pangan.

Program-program ini dapat berupa bantuan langsung tunai, subsidi pupuk, pelatihan pertanian, atau pengembangan infrastruktur pertanian.
Media lokal, pesisirbertuah.com, telah berulang kali meminta informasi terkait program peternakan kambing yang menggunakan dana ketahanan pangan kepada Penghulu.
Namun, bukan nya memberikan data yang komplit kemedia, malahan penghulu hanya, selalu, memberikan janji,.. yang mana pertama’ kali di hubungi, penghulu, menjawab, bahwa penghulu tidak ada menyimpan data tersebut,.. dan penghulu mengatakan kemungkinan sekdes ada menyimpan datanya,..
ketika ditunggu kurang lebih 3 hari lama nya, penghulu, tidak, kunjung memberikan data tersebut, dan ketika di hubungi kembali, penghulu , tetap saja memberikan janji palsunya, tiba di hari ke 4, ketika di hubungi kembali, di siang hari dan sore harinya, melalui via WhatsApp, penghulu pulau halang muka, malah tidak merespon sama sekali lagi,
hingga saat ini, permintaan, kami, belum direspon,
“Kami sudah hampir satu minggu menunggu informasi dari Penghulu, tapi belum ada kejelasan. Kami ingin tahu bagaimana dana ketahanan pangan ini digunakan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga menyoroti keberadaan 65 ekor kambing yang sebelumnya diinformasikan oleh Penghulu. Yang mana 65 ekor kambing tersebut di beli dengan total harga 76jt rupiah, Mereka mempertanyakan apakah kambing-kambing tersebut benar-benar ada dan apakah program peternakan ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan atau tidak.
“Kami dengar ada 65 ekor kambing, tapi kami tidak pernah melihatnya. Kami khawatir dana ini tidak digunakan sebagaimana mestinya,” lanjut warga tersebut. Yang nama di rahasiakan,..
Hingga berita ini diturunkan, Penghulu Pulau Halang Muka belum memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut.
Kami berharap melalui Dinas PMD bisa membantu menjembatani antara media dan kepenghuluan, Di karenakan banyaknya dari kami media, tidak mengenal langsung dan mengetahui yang mana penghulu daerah tersebut, di karna kan kami hanya bermodalkan nmr hp saja yang kami dapat di lapangan,..
Masyarakat Pulau Halang Muka,juga berharap agar Penghulu dapat segera memberikan informasi yang jelas dan transparan terkait penggunaan dana ketahanan pangan ini.
Mereka juga berharap agar pihak berwenang, seperti, aparat penegak hukum ( APH ), KEMENTRIAN DESA, KEJARI, POLISI, INSPEKTORAT, untuk dapat segera melakukan investigasi pemeriksaan terkait dugaan ketidaktransparanan ini.
Rilis. Andredaeng







