mengenai pengelolaan dana ketahanan pangan!!! Penghulu Sinaboi akhirnya Buka Suara!!! Ungkap Tantangan dan Realisasi Program Peternakan Bebek.

Uncategorized300 Dilihat

Rokan hilir – Penghulu Sinaboi akhirnya memberikan klarifikasi terkait pengelolaan dana ketahanan pangan di wilayahnya, menyusul berbagai pertanyaan dan spekulasi yang muncul di masyarakat. Klarifikasi ini disampaikan melalui sambungan telepon WhatsApp, di mana Penghulu Sinaboi menjelaskan secara rinci mengenai realisasi program, dana ketahanan pangan yang telah dilaksanakan.

 

Penghulu Sinaboi mengungkapkan bahwa dana ketahanan pangan tahap pertama ini, dialokasikan untuk program peternakan bebek. Sebanyak 800 bibit bebek, yang dibeli melalui pedagang hewan yang berada di Duri. Dan membangun kandang yang layak, untuk peternakan bebek tersebut.

 

“Kami memilih program peternakan bebek karena potensinya yang cukup besar untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat Sinaboi,” ujar Penghulu Sinaboi. “Selain itu, bebek juga relatif mudah dipelihara dan memiliki nilai ekonomi yang baik.”

 

Penghulu Sinaboi menegaskan bahwa pihaknya, berkomitmen untuk transfaran ke masyarakat dan bertanggung jawab dalam pengelolaan dana ketahanan pangan.

 

Ia juga berjanji, akan terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi, dalam program peternakan bebek. Tambah penghulu Sinaboi,..

 

Masyarakat Sinaboi berharap agar Penghulu Sinaboi dan perangkat desa lainnya dapat lebih teliti dan akuntabel dalam mengelola dana ketahanan pangan.

 

Mereka juga berharap agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Tambah salah seorang warga sinaboi,.

 

Andredaeng, ketua kordinator lapang.     ( PD KAMI) juga memberikan komentar,.

Kami berharap agar dana ketahanan pangan ini dapat digunakan untuk program-program yang lebih berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sinaboi,” ungkapnya

Kami juga berharap agar tidak ada lagi  hal yang sama terulang kembali, yang mana, seakan menutup-nutupi kegiatan yang di kelola penghulu dan perangkat desa, tambahnya,.

supaya ada evaluasi yang terbuka, terhadap program-program yang telah dilaksanakan kepenghuluan kedepannya, pungkas Andredaeng,..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *