Reses Perdana Fokus Kesehatan Ibu dan Anak
ROKAN HILIR — Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir dari Devi Parinita menggelar reses perdana di Bagan Hulu, Kecamatan Bangko. Agenda ini berfokus pada aspirasi ibu hamil. Pendekatan itu dinilai berbeda dari pola reses umum. Fokus diarahkan pada kebutuhan dasar kelompok rentan.
Aspirasi Kesehatan Jadi Sorotan
Peserta menyampaikan persoalan layanan kesehatan dasar. Mereka menyoroti akses pemeriksaan kehamilan. Ketersediaan bidan desa juga menjadi perhatian. Selain itu, kebutuhan gizi ibu hamil ikut dibahas. Semua masukan dicatat untuk ditindaklanjuti di tingkat kebijakan daerah.
Devi Parinita menempatkan forum ini sebagai ruang serap aspirasi yang lebih substantif. Karena itu, reses tidak hanya dipahami sebagai agenda formal. Namun, kegiatan ini diarahkan menjadi jembatan antara kebutuhan warga dan keputusan anggaran.
Isu Kelompok Rentan Masuk Agenda Legislasi
Langkah tersebut dinilai memberi sinyal bahwa isu kesehatan ibu mulai masuk perhatian legislatif daerah. Selanjutnya, aspirasi yang dihimpun dapat menjadi dasar pengawasan dan pembahasan program. Fokus ini penting, terutama bagi wilayah yang masih menghadapi ketimpangan layanan dasar.
Di sisi lain, perhatian pada ibu hamil berkaitan langsung dengan upaya menekan risiko kesehatan ibu dan bayi. Oleh sebab itu, forum reses semacam ini dinilai memiliki nilai strategis. Bukan hanya seremonial, tetapi juga relevan bagi arah kebijakan.
Reses Humanis Dinilai Punya Nilai Strategis
Kegiatan di Bagan Hulu menunjukkan pendekatan berbasis kebutuhan warga. Selain menyerap keluhan, forum ini membuka ruang dialog yang lebih spesifik. Dengan demikian, kebijakan yang lahir berpeluang lebih tepat sasaran.
Penguatan layanan kesehatan primer, pemerataan tenaga kesehatan, dan dukungan gizi menjadi isu yang mencuat. Jika diperjuangkan serius, aspirasi itu dapat masuk prioritas pembangunan daerah. Karena itu, reses ini dinilai memiliki dampak lebih luas dari sekadar agenda rutin DPRD.
Dorongan Kebijakan Berpihak pada Ibu Hamil
Reses perdana ini juga memperlihatkan fungsi representasi berjalan di tingkat akar rumput. Wakil rakyat tidak hanya menerima aspirasi umum. Sebaliknya, perhatian diarahkan pada kelompok yang kerap terpinggirkan.
Dengan langkah itu, forum reses berpotensi menjadi pijakan bagi kebijakan yang lebih berpihak pada kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Rokan Hilir.







