Rokan Hilir – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Riwansyah, S.STP, M.Si, secara resmi menyampaikan sambutan hangat menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Momentum ibadah yang diprediksi jatuh pada 19 Januari 2026 itu ditegaskan sebagai pijakan utama dalam memperkuat integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab aparatur pendidikan.
Riwansyah menilai Ramadan bukan sekadar agenda tahunan keagamaan. Sebaliknya, bulan suci merupakan ruang pembinaan karakter yang strategis. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pendidikan untuk meningkatkan etos kerja, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga profesionalitas di setiap lini tugas.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas kinerja selama Ramadan. Pelayanan pendidikan, tegasnya, tidak boleh mengalami penurunan kualitas. Disiplin waktu, akuntabilitas administrasi, dan komitmen terhadap tugas harus tetap dijalankan secara konsisten.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa dunia pendidikan memegang peran sentral dalam membentuk generasi berakhlak dan berintegritas. Karena itu, nilai-nilai kesabaran, kejujuran, dan tanggung jawab yang terkandung dalam Ramadan harus diimplementasikan secara nyata di lingkungan kerja.
Di sisi lain, koordinasi internal diminta untuk diperkuat. Setiap unit kerja diharapkan menyusun langkah antisipatif guna memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan efektif. Penyesuaian jadwal, apabila diperlukan, harus dirancang secara terukur dan tidak mengurangi substansi pembelajaran.
Dengan demikian, Ramadan diposisikan bukan hanya sebagai momentum spiritual, melainkan juga sebagai periode konsolidasi kinerja. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memperkuat budaya kerja yang profesional, tegas, dan berwibawa sepanjang bulan suci.







